Keputrian minggu berbeda sekali.. Kalo biasanya kita sharing dengan seorang ustazah, Eh.. sekarang dengan Dokter. Bukan Dokter sembarangan lagi, tapi dengan Dokter Ginekologi. Kerennn kan??
Yupp.. Sudah sejak dari seminggu sebelumnya sudah ada pemberitahuan mengenai seminar ini , apalagi tema yang diambil sangat menarik dan bermanfaat… khususnya bagi wanita.
“MARI CEGAH KANKER SERVIKS, Kini baik remaja perempuan dewasa dapat memperoleh perlindungan dari kanker Serviks”
Saat tau akan adanya seminar itu, saya buru-buru mendaftarkan diri dengan temen-temen satu divisi untuk ikut menjadi peserta. Kebetulan peserta yang boleh ikut terbatas. Maklumlah… Acara yang diadakan hasil kerja sama kantor saya dengan Lembaga Kanker Indonesia Cabang Jakarta ini selain mengundang langsung Dokter Ginekologi, kita juga dapat souvernir dan makan siang loh… hahahaha…. menarik bukan….
Btw, diluar dari pada itu semua. Mengetahui tentang Kanker Serviks itu merupakan Ilmu dan kesempatan yang sangat bermanfaat bagi perempuan. Karena ternyata setiap 2 (dua) menit wanita di Indonesia meninggal karena Kanker Serviks (Ini Faktanya). Kanker Serviks ini adalah pembunuh No.1 di Indonesia dan Pembunuh No.2 setelah Kanker Payudara di Dunia.

Menurut Dokter, kanker serviks itu tidak bisa dideteksi sejak awal, karena tidak adanya tanda-tanda yang nampak dari seorang penderita kanker Serviks. Penderita Kanker Serviks baru tau kalo dia menderita Kanker saat sudah berada dalam stadium lanjut, dan hal ini sudah telah untuk diobati dengan operasi.
Apa itu Kanker??
Kanker adalah pertumbuhan sel yang abnormal/tak terkendali dan terus menerus serta dapat merusak jaringan setempat serta dapat manjalar ke tempat yang jauh dari asalnya. Dapat tumbuh/berasal dari setiap jenis sel tubuh manusia.
Tumor dan Kanker itu sama atau tidak ya??
Tumor dapat dikatakan sama dengan Kanker, hanya saja Kanker merupakan sebutan lain dari Tumor yang ganas. Sedangkan antara Tumor Jinak dan Tumor Ganas sudah mempunyai ciri masing-masih, diantaranya :
Ciri-ciri tumor jinak :
1. Berbatas tegas, permukaan rata
2. Konsistensi kenyal
3. Mudah digerakkan dari dasarnya
Ciri-ciri tumor Ganas/Kanker :
1. Batas tidak tegas, permukaan tidak rata
2. Konsistensi keras
3. Tidak dapat digerakkan dari dasarnya
Lalu.. Apa sih Kanker Serviks itu ??
Kanker Serviks adalah kanker yang terjadi pada mulut rahim (serviks).
Serviks adalah daerah yang menghubungkan rahim (uterus) dan vagina.

Oleh karena itu, kita memiliki kesempatan waktu yang panjang untuk melakukan deteksi dini sebelum terjadi kanker.

Penyebab kanker serviks adalah :
Sebagian disebabkan oleh virus Human Papilloma (HPV)

Penyebab Kanker Serviks :
Terdapat banyak tipe HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Di dunia ini, HPV tipe 16, 18, 31, dan 52 secara bersamaan dapat menjadi penyebab lebih dari 80% kasus kanker serviks.

Karakteristik HPV :
- HPV sangat resisten terhadap panas dan proses pengeringan (desiccation)
- Penularan non seksual dapat juga terjadi, misalnya penggunaan bersama pakaian terkontaminasi dalam jangka waktu lama
- Kebanyakan infeksi HPV bisa bertahan selama beberapa bulan dan kemudian menghilang. Namun setelah 2 tahun, ditemuakn sekitar 10% wanita masih membawa virus yang aktif dalam vagina dan serviks.
Siapa yang beresiko terkena Kanker Serviks?
- Hingga 80% wanita akan terinfeksi oleh HPV sepanjang masa hidupnya.
- Hingga 50% dari mereka akan terinfeksi oleh virus HPV yang dapat menyebabkan kanker sepanjang masa hidupnya
Faktor pendukung kanker serviks :
- Menikah muda
- Gonta ganti pasangan
- Kehamilan yang sering
- Merokok
- Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang
- Infeksi menular seksual
INGATLAH BAHWA PRIA DAPAT MENULARKAN HPV
SETIAP PEREMPUAN BERESIKO
Setiap perempuan beresiko terkena HPV penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya tanpa memandang usia dan gaya hidup.
Mengapa setiap perempuan beresiko :
- Hampir semua infeksi dapat menghilang secara alami. Infeksi yang berulang (persistent) juga tidak menunjukkan gejala.
- Setelah infeksi HPV, tubuh tidak selalu membentuk antibody/kekebalan, sehingga tidak dapat melindungi dari infeksi berikutnya.
Gejala awal kanker serviks “kebanyakan berlangsung tanpa gejala”
Apabila kanker mengalami progresifitas, gejala-gejala yang mungkin akan timbul:
- Pendarahan pervaginam sesudah senggama
- Keputihan bercampur darah, berbau (nanah)
- Nyeri pinggul
- Tidak dapat buang air besar
- Pendarahan pada masa manapause

Pencegahan kanker serviks :
1. Pencegahan primer
Melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks.

2. Pencegahan sekunder
Papsmear atau IVA merupakan cara deteksi diri terhadap infeksi HPV.
3. Pencegahan tersier
Terapi dan rehabilitasi kanker
Dampak Kanker Serviks :
- Puncak usia reproduktif 30-50 tahun.
- Ganguan kualitas hidup : psikis, fisik, dan kesehatan seksual
- Dampak social, dan ekonomi/financial
- Pengaruh pada perawatan, pendidikan anak dan suasana kehidupan keluarga.
Deteksi Kanker serviks :
Screening adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi lesi pra kanker untuk mengetahui tanda-tanda awal dari kanker serviks sehingga dapat dengan mudah diobati/terapi.

Namun, screening juga tidak dapat mencegah terjadinya kanker serviks.
Rekomendasi screening :
- Pap smear
- Visual Inspection with Acetic Acid

Siapa saja yang dapat melakukan pap test/pap smear?
semua wanita yang sudah melakukan hubungan seksual sampai tua, walaupun tidak aktif lagi.
MANFAAT pap test yang lain :
- Dapat mengetahui kelainan/perubahan pada leher rahim yang lain, misal : peradangan, infeksi jamur, infeksi parasit, polyp, dll
Laluuu… Apakah kanker bisa di sembuhkan?
- Ya, kalau ditemukan dalam stadium dini
Oeh karena itu, “deteksi dini” lebih penting , karena dapat mendeteksi kanker sejak dini/stadium nol.


