Saat hati ini terluka oleh ketakberdayaan akan rasa sakit karena cinta yang tak terbalaskan.
Aku sadar bahwa diri ini butuh kasih sayang, butuh kedamaian dan kebahagiaan, saat ini pula aku sadar bahwa apa yang telah aku korbankan tidak akan sia-sia.

Memang aku tak lebih dari seorang manusia penakut, seorang manusia yang tak pernah mampu untuk mengungkapkan gejolak rasa cintanya, hingga pada akhirnya ketakutan itu membunuh semua harapan dan impian akan penyatuan bersama orang yang disayangi.

Terkadang pergolakan muncul dalam pikiranku tentang “Apa arti dari sebuah cinta yang terus aku cari ini ……? “.

Sesaat ia membuat aku tersenyum lalu setelah itu ia menjadikan diri ini terdiam dalam kemurungan hati.

Sesaat ia damaikan jiwa ini lalu setelah itu ia hancurkan seluruh rasa yang amat dalam ini.

Keterbatasanku untuk mengetahui rahasia yang tersembunyi dibalik cinta ini membuat aku semakin tenggelam hingga ke dasar lautan keputusasaan yang amat dalam.

Tak pernah kutahu apakah yang akan terjadi setelah luka ini berakhir.

Apakah cinta yang terlalu menyakitkan itu kembali hadir disetiap mimpi-mimpiku atau bahkan ada cinta lain yang akan menenangkanku disetiap helai nafas ini terhembus …..?.

Dan sungguh aku selalu berharap semoga suatu saat nanti aku dapat merasakan indahnya bersama orang yang kusayangi , karena cinta yang dulu pernah aku sanjung-sanjung itu membuat aku terluka oleh kilatan cahaya keindahanya yang terus menyilaukan mataku.

Seperti beberapa bait dari lagu “I Believe In You (Il Divo With Celine Dion)”

Someday I’ll find you
Someday you’ll find me too
And when I hold you close
I know that it’s true

Follow your heart
Let your love lead through the darkness
Back to a place you once knew
I believe I believe I believe in you
Follow your dreams
Be yourself an angel of kindness
There’s nothing that you cannot do
I believe I believe I believe in you


Kalo liat judul tulisan sekarang… seperti sedang mendengarkan lirik lagu yang dinyanyikan oleh BJ Thomas ya.. Yang judulnya  “Raindrops keep falling in my head“… hehehehe… :P

“Raindrops are falling on my head
And just like the guy whose feet
Are too big for his bed
Nothing seems to fit
Those raindrops
Are falling on my head
They keep falling.”

Tapi sebenarnya sih ngga ada hubungan dengan lagu itu loh….

Saya baru tau soal lagu itu saat Kak enno bilang

“kok sama kaya lirik lagu ya statusnya?”

Kebetulan saat itu saya menulis status di facebook

“raindrops on Bandung… Em I In Loph with u…??” itulah status yang saya tulis di facebook.

karena…Entah kenapa, tiba-tiba terlintas dalam benak saya sebuah kata…

Saat itu saya sedang di Bandung dan saat itu sedang hujan…

Raindrops…”

Kenapa raindrops… ???

Entah sejak kapan saya mulai menyukai hujan. Menyukai semua suasana saat hujan turun.

Biasanya banyak orang yang benci sama hujan.

Kalau hujan… Jalanan becek, apalagi Jakarta.. Bukan becek lagi, tapi banjir… hahahaha… :D

Kalau hujan… Jalanan macet…

Baju jadi kotor…

Semua rencana selalu berjalan tidak sesuai rencana…

Tidak bisa melakukan olah raga outdoor..

Tidak bisa bekerja outdoor (kecuali tukang ojek payung… hahahaha… :P )

Kalau hujan… Yang sudah janjian kencan.. meeting.. atau punya janji dijamin langsung dibatalin deh..

Setiap orang mengeluh saat hujan datang… Benar kan?? Hayooo…. ;)

Tapi…. kembali lagi…

Kenapa raindrops… ???

Raindrops = hujan

Bagiku saat hujan itu adalah saat yang paling indah…

Saat hujan… Aku mencium bau tanah yang basah, menguap bercambur dengan bau aspal yang sejak siang panas terbakar matahari.. dan bagiku itu membuatku itu adalah aroma yang membuatku merasa tenang… nyaman… ;)

Saat hujan… Aku melihat bunga-bunga di taman kota malah bermekaran.. sudah tidak malu lagi untuk keluar dari kuncupnya.. Mulai menampakkan dirinya… Mengeluarkan bau harumnya… Warna-warni… ;)

Saat hujan… Aku melihat banyak orang berkasih-kasih dalam satu payung bersama. Mereka tertawa riang.. Bergandengan dengan mesranya, membuat iri orang-orang yang mereka lewati… Romantisnya… :D

Saat hujan… Aku melihat anak-anak ojek payung… Bukannya aku mendukung mereka untuk melakukan itu. Tapi lihat… mungkin saja mereka punya alasan di balik semua itu. Sampai saat hujanpun mereka tidak memikirkan kondisi tubuh mereka yang masih rentang dengan penyakit.

Saat hujan… Aku merasa Tuhan sedang memberikan kita sebuah kehidupan baru, nafas baru dengan datangnya oksigen yang keluar dari tumbuhan dan bunga-bunga yang ada di bumi.

Begitu banyak hal yang dapat aku lihat dan aku rasakan yang membuatku menyukai hujan.

Sesaat setelah hujanpun makin membuat aku menyukainya hujan… ;)

Pelangi dengan warna-warnanya yang indah… muncul dari ujung… perlahan.. bergantian dengan awan mendung yang mulai memudar dari langit… dan memanggil matahari untuk muncul kembali.

Tapi di balik semua yang dihadirkan oleh hujan… ada kalanya aku membenci hujan… bukan membenci,

tapi menyesali kenapa semua terjadi saat Tuhan memberikan nafas baru melalui hujan… justru manusia di bumi menderita karena hasil dari hujan…. BANJIR…

Saat hujan… warga pinggiran kota selalu tidak bisa hidup tenang… was-was takut terjadi banjir… takut kali di sebelah rumah mereka meluap… dan air pun masuk kedalam rumah.

Saat hujan… jalan dimana-mana seketika saja dipenuhi oleh kendaraan yang tidak dapat bergerak maju ataupun mundur.. Hingar bingar bunyi klakson seakan menutupi suara rintik hujan yang turun. :(

Saat hujan… muncul kemarahan dari langit dengan adanya gemuruh sang halilintar…

Memperlihatkan kuasanya kepada umat manusia di bumi. Menunjukkan betapa manusia begitu kecil… tidak berdaya saat Halilintar menggema…

Saat itulah kita tahu bahwa Tuhan Maha Besar dengan segala ciptaannya di bumi.

Selain dari itu semua… Aku mulai menyukai hujan…

Menyukai saat-saat sebelum dan sesudah hujan itu terjadi. :)

Dan karena itu aku menamakannya “Raindrops“…

Hidup ini seperti hujan…

Banyak ritme yang terjadi…

Hujan gerimis…

Hujan rintik-rintik…

Hujan Deras..

Hujan dengan Petir dan Halilintar…

Semua bersatu dalam ritme kehidupan…

Bersatu dalam irama kehidupan…

Dan aku ingin melawati semuanya dengan sukses…

Walaupun itu sebuah Hujan Badai sekalipun.. :D

Keputrian minggu berbeda sekali.. Kalo biasanya kita sharing dengan seorang ustazah, Eh.. sekarang dengan Dokter. Bukan Dokter sembarangan lagi, tapi dengan Dokter Ginekologi. Kerennn kan?? ;)

Yupp.. Sudah sejak dari seminggu sebelumnya sudah ada pemberitahuan mengenai seminar ini , apalagi tema yang diambil sangat menarik  dan bermanfaat… khususnya bagi wanita.

“MARI CEGAH KANKER SERVIKS, Kini baik remaja perempuan dewasa dapat memperoleh perlindungan dari kanker Serviks”


Saat tau akan adanya seminar itu, saya buru-buru mendaftarkan diri dengan temen-temen satu divisi untuk ikut menjadi peserta. Kebetulan peserta yang boleh ikut terbatas. Maklumlah… Acara yang diadakan hasil kerja sama kantor saya dengan Lembaga Kanker Indonesia Cabang Jakarta ini selain mengundang langsung Dokter Ginekologi, kita juga dapat souvernir dan makan siang loh… hahahaha…. menarik bukan…. ;)

Btw, diluar dari pada itu semua. Mengetahui tentang Kanker Serviks itu merupakan Ilmu dan kesempatan yang sangat bermanfaat bagi perempuan. Karena ternyata  setiap 2 (dua) menit wanita di Indonesia meninggal karena Kanker Serviks (Ini Faktanya). Kanker Serviks ini adalah pembunuh No.1 di Indonesia dan Pembunuh No.2 setelah Kanker Payudara di Dunia.

Menurut Dokter, kanker serviks itu tidak bisa dideteksi sejak awal, karena tidak adanya tanda-tanda yang nampak dari seorang penderita kanker Serviks. Penderita Kanker Serviks baru tau kalo dia menderita Kanker saat sudah berada dalam stadium lanjut, dan hal ini sudah telah untuk diobati dengan operasi.

Apa itu Kanker??

Kanker adalah pertumbuhan sel yang abnormal/tak terkendali dan terus menerus serta dapat merusak jaringan setempat serta dapat manjalar ke tempat yang jauh dari asalnya. Dapat tumbuh/berasal dari setiap jenis sel tubuh manusia.

Tumor dan Kanker itu sama atau tidak ya??

Tumor dapat dikatakan sama dengan Kanker, hanya saja Kanker merupakan sebutan lain dari Tumor yang ganas. Sedangkan antara Tumor Jinak dan Tumor Ganas sudah mempunyai ciri masing-masih, diantaranya :

Ciri-ciri tumor jinak :

1. Berbatas tegas, permukaan rata

2. Konsistensi kenyal

3. Mudah digerakkan dari dasarnya

Ciri-ciri tumor Ganas/Kanker :

1. Batas tidak tegas, permukaan tidak rata

2. Konsistensi keras

3. Tidak dapat digerakkan dari dasarnya

Lalu.. Apa sih Kanker Serviks itu ??

Kanker Serviks adalah kanker yang terjadi pada mulut rahim (serviks).

Serviks adalah daerah yang menghubungkan rahim (uterus) dan vagina.

Oleh karena itu, kita memiliki kesempatan waktu yang panjang untuk melakukan deteksi dini sebelum terjadi kanker.

Penyebab kanker serviks adalah :

Sebagian disebabkan oleh virus Human Papilloma (HPV)

Penyebab Kanker Serviks :

Terdapat banyak tipe HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Di dunia ini, HPV tipe 16, 18, 31, dan 52 secara bersamaan dapat menjadi penyebab lebih dari 80% kasus kanker serviks.

Karakteristik HPV :

- HPV sangat resisten terhadap panas dan proses pengeringan (desiccation)

- Penularan non seksual dapat juga terjadi, misalnya penggunaan bersama pakaian terkontaminasi dalam jangka waktu lama

- Kebanyakan infeksi HPV bisa bertahan selama beberapa bulan dan kemudian menghilang. Namun setelah 2 tahun, ditemuakn sekitar 10% wanita masih membawa virus yang aktif dalam vagina dan serviks.

Siapa yang beresiko terkena Kanker Serviks?

- Hingga 80% wanita akan terinfeksi oleh HPV sepanjang masa hidupnya.

- Hingga 50% dari mereka akan terinfeksi oleh virus HPV yang dapat menyebabkan kanker sepanjang masa hidupnya


Faktor pendukung kanker serviks :

- Menikah muda

- Gonta ganti pasangan

- Kehamilan yang sering

- Merokok

- Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang

- Infeksi menular seksual

INGATLAH BAHWA PRIA DAPAT MENULARKAN HPV


SETIAP PEREMPUAN BERESIKO

Setiap perempuan beresiko terkena HPV penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya tanpa memandang usia dan gaya hidup.

Mengapa setiap perempuan beresiko :

-  Hampir semua infeksi dapat menghilang secara alami. Infeksi yang berulang (persistent) juga tidak menunjukkan  gejala.

-  Setelah infeksi HPV, tubuh tidak selalu membentuk antibody/kekebalan, sehingga tidak dapat melindungi dari infeksi berikutnya.

Gejala awal kanker serviks “kebanyakan berlangsung tanpa gejala”


Apabila kanker mengalami progresifitas, gejala-gejala yang mungkin akan timbul:

- Pendarahan pervaginam sesudah senggama

- Keputihan bercampur darah, berbau (nanah)

- Nyeri pinggul

- Tidak dapat buang air besar

- Pendarahan pada masa manapause

Pencegahan kanker serviks :

1. Pencegahan primer

Melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks.

2. Pencegahan sekunder

Papsmear atau IVA merupakan cara deteksi diri terhadap infeksi HPV.

3. Pencegahan tersier

Terapi dan rehabilitasi kanker


Dampak Kanker Serviks :

-       Puncak usia reproduktif 30-50 tahun.

-       Ganguan kualitas hidup : psikis, fisik, dan kesehatan seksual

-       Dampak social, dan ekonomi/financial

-       Pengaruh pada perawatan, pendidikan anak dan suasana kehidupan keluarga.

Deteksi Kanker serviks :

Screening adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi lesi pra kanker untuk mengetahui tanda-tanda awal dari kanker serviks sehingga dapat dengan mudah diobati/terapi.

Namun, screening juga tidak dapat mencegah terjadinya kanker serviks.

Rekomendasi screening :

  1. Pap smear
  2. Visual Inspection with Acetic Acid

Siapa saja yang dapat melakukan pap test/pap smear?

semua wanita yang sudah melakukan hubungan seksual sampai tua, walaupun tidak aktif lagi.

MANFAAT pap test yang lain :

- Dapat mengetahui kelainan/perubahan pada leher rahim yang lain, misal : peradangan, infeksi jamur, infeksi parasit, polyp, dll


Laluuu… Apakah kanker bisa di sembuhkan?

- Ya, kalau ditemukan dalam stadium dini

Oeh karena itu, “deteksi dini” lebih penting , karena dapat mendeteksi kanker sejak dini/stadium nol.

Halaman Berikutnya »